Berita

Ekspor Tuna Terhenti, Nelayan Keliling Kota Sorong Pasarkan Hasil Tangkapan

Proses Fillet ikan tuna di Rumah Fillet ikan Fillet Papua

Ehdra mengatakan, harga ikan tuna fillet segar ini dijual Rp 36 ribu per kilo gram. Harga ini termasuk packing dan ongkos kirim, bila ada pemesanan secara online melalui akun Facebook.

Sebelum pandemi Covid-19, harga ikan tuna berkisar Rp 60 sampai 70 ribu per kilo gram. Itu pun bukan tuna fillet.

Ikan fillet biasanya sudah dipotong atau diiris tanpa sisik dan tulang, dan ada yang tanpa kulit.

“Untuk memasarkan tuna fillet ini ada berbagai cara. Salah satunya, keliling kota Sorong. Meskipun harga ini sangat murah, terpenting ada yang membeli,” kata Ehdra, yang mengelola sentra industri kecil menengah di Kota Sorong.

Pola penjualan paket ikan tuna fillet segar baru saja dibuka 2 hari lalu, dengan paket pengantaran langsung.

Melalui cara ini, kata Ehdra, sudah bisa distribusikan sebanyak 1 ton tuna dengan harga murah di Kota Sorong.

Sebelum Covid-19, nelayan Sorong mendaratkan hasil tangkapan tuna di pabrik untuk keperluan ekspor. Namun, saat ini pembelian ikan di pabrik terhenti.

“Setelah covid banyak pengiriman stop (terhenti). Maka dari itu, kami dari Ikan Fillet Papua menginisiasi ini,” ujar Ehdra.

Menurut Ehdra, daya beli masyarakat secara umum menurun. Dengan kondisi tersebut, harga ikan dijual dengan harga murah.*

*Artikel ini telah terbit pada portal berita Darilaut.id pada tgl 15/5, dan ikanfilletpapua.com telah meminta izin untuk memposting kembali.
https://darilaut.id/berita/ekspor-tuna-terhenti-nelayan-keliling-kota-sorong-pasarkan-hasil-tangkapannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *